SUBANG – Semangat kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh jajaran Pramuka Penegak di wilayah Kecamatan Pagaden. Melalui aksi bertajuk "Tegak Peduli Pantura", gabungan pangkalan SMA sederajat melakukan aksi penggalangan dana hingga terjun langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang.
Kolaborasi Lintas Pangkalan
Aksi kemanusiaan ini melibatkan lima pangkalan besar di wilayah Pagaden, yakni:
SMAN 1 Pagaden
SMAN 2 Pagaden
SMKN Raditya Yudha
SMA-IT Al-Ukuwah
MA Tarbiyaul Mutaalimin
Para anggota Pramuka ini bergerak aktif melalui dua metode, yaitu membuka gerai Open Donasi di pangkalan masing-masing serta melakukan aksi Galang Dana turun ke jalan di area strategis wilayah Pagaden.
Penyaluran dan Trauma Healing
Tidak hanya sekadar memberikan bantuan materiil, relawan "Tegak Peduli Pantura" juga menggandeng BPBD Kabupaten Subang sebagai wadah resmi penyaluran bantuan. Langkah ini diambil untuk memastikan donasi tersalurkan secara tepat sasaran di Desa Muara.
Keunikan aksi kali ini terletak pada kolaborasi luas untuk memulihkan keceriaan anak-anak penyintas bencana melalui kegiatan Trauma Healing. Agenda ini melibatkan berbagai komunitas dan organisasi, di antaranya:
Komunitas Badut Salju (Menghibur anak-anak)
DPM FIKOM Universitas Subang
Enjoy Subang & PA Subang
Masal (Masyarakat Subang Asli)
Fokus di Desa Muara
Penyaluran bantuan dan aktivitas sosial difokuskan di Desa Muara, Kecamatan Blanakan. Kehadiran tim gabungan ini disambut hangat oleh warga setempat. Selain menyerahkan logistik, tim kolaborasi juga memberikan dukungan psikologis agar warga, terutama anak-anak, dapat bangkit kembali pasca-bencana.
"Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Pramuka Penegak tidak hanya belajar teori di sekolah, tapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan," ujar salah satu perwakilan panitia di lokasi.
Aksi ini diharapkan dapat memantik semangat gotong royong lebih luas lagi di kalangan pemuda Subang untuk terus peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

